Suatu hari, saya pernah mengunjungi sebuah rumah makan bersama ibu saya. Saat itu, padahal pengunjung rumah makan tersebut bisa dibilang sepi. Hanya sekitar 2 meja saja yang terisi. Saya hanya melihat 2 orang pelayan di sana dan rumah makan tersebut memang tidak besar, namun juga tidak bisa dibilang kecil. Saat itu saya lihat hanya 1 pelayan saja yang sibuk melayani pengunjung lain. Yang 1 nya lagi tampak mondar mandir ke sana ke mari entah mengurus apa. Ibu saya sudah berkali-kali [...]
Archive for the ‘Sosial’ Category
Beberapa waktu yg lalu, saya diajak temen kantor (2 orang dan keduanya laki-laki) utk pulang dengan kereta api dalam kota. Kami naik kereta dr Stasiun Tanah Abang sekitar jam 5 sore-an. Saat itu, seperti yg sudah saya duga, stasiun kereta terlihat ramai sekali dgn orang-orang yg sepertinya jg baru pulang kerja. Sesungguhnya itu adalah yg ke-2 kalinya saya naik kereta dalam kota. Sebelum ini, saya pernah naik dari Stasiun Serpong ke Stasiun Palmerah sekitar pukul 6 sore. Saat itu, stasiun [...]
Beberapa waktu yg lalu, nggak sengaja saya menumpang 1 angkot yg sama dgn seorang bule. Dan entah kenapa, tumben-tumbennya jalan yg dilalui angkot macet banget. Seperti kebanyakan supir angkot, supir angkot yang mengendarai angkot yg saya tumpangi saat itu mengendarai angkotnya secara ugal-ugalan. Kadang suka berhenti mendadak, kadang kalau belok jg nggak kira-kira, kalo lewat jalan yang berlubang jg saat angkot dlm keadaan ngebut. Wah, pokoknya bikin penumpang diacak-acakan lah dlm angkot tersebut. Nah, bule yg saat itu duduk di [...]
Saya menemukan tulisan ini di sebuah tembok pagar sebuah mall yang berhadapan langsung dengan sebuah perumahan :
Pernah nggak denger pengamen (biasanya penampilannya didandanin ala rocker gagal) di angkutan umum atau dimana pun, nyanyi dengan lirik yg kurang lebih isinya seperti ini (dengan irama yg ngasal) : “Kasihanilah kami… yg tidak punya uang… tidak mampu bersekolah… cari makan saja susah…” Yeaaaahh… Seolah mereka sangat harus dikasihani. Lalu… liriknya berlanjut… “Untung kami tidak merampok… tidak membunuh… kami hanya mengamen… untuk sekedar mencari sesuap nasi…” Ok, masih biasa aja di sini. Lalu… “Tolonglah kiranya Bapak dan Ibu [...]
Huwaaahhh, setelah sekian lama saya ‘mati suri’ ngeblog di sini.. akhirnyaaaa.. skarang nulis juga.. Hohoooo, maaph buat sistah yang udah nunggu2 kapan yaaa si Nona,, apdet KKTM..?? Hehehe ^___^! Ok, setelah skian lama gak menoreskan pemikiran2 kentang saya di sini, gak kerasa ternyata udah numpuk aja yang mau dikomentarinnn.. Medley aja kali yahhh..? Kira2 inilah yang sedang jadi perhatian saya belakangan ini: 1. Trend pake Baju Batik Bagus.. bagus.. kalo seandainya ini memang dijadikan salah satu bukti cinta [...]
Saya tau, saya memang sangat berbakat! Jiwa seni saya sangat tinggi dan saya paling tidak bisa melihat sesuatu yg polos. Jika menemukan sesuatu yg polos, pasti saya “poles” sedemikian rupa hingga menghasilkan sebuah karya seni yang indah. Makanya, waktu melihat terminal busway yg belum dipakai ini, saya pikir pembuatnya mungkin tidak memiliki jiwa seni. Seleranya terlalu rendah! Polos! Oleh sebab itu, saya berikan sentuhan2 tangan saya agar terminal ini nantinya semakin enak dipandang dan menjadi pusat perhatian orang. [...]




