<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keritiKentang™ &#187; Media</title>
	<atom:link href="http://keritikentang.com/category/media/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keritikentang.com</link>
	<description>crispy crunchy yummy yummy...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Jan 2012 05:43:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.1</generator>
		<item>
		<title>Broadcast Message yang Menyesatkan</title>
		<link>http://keritikentang.com/2012/01/09/broadcast-message-yang-menyesatkan/</link>
		<comments>http://keritikentang.com/2012/01/09/broadcast-message-yang-menyesatkan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 05:27:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nilla</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Maya]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keritikentang.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Wahai pengguna smartphone, smart dan bijaklah dalam menggunakan gadget kalian. Memang sih, smartphone itu sangat memudahkan kita untuk memperoleh informasi secara cepat. Tapi belum tentu akurat dan bisa dipercaya! Beberapa waktu yang lalu saya dan keluarga pergi liburan ke Sumatra Barat dari Pekanbaru dengan menggunakan mobil pribadi. Sebenarnya ini adalah perjalanan rombongan bersama sekitar 30-an mobil lain. Namun tetap saja pergi dan pulangnya dilakukan tidak secara bersamaan karena bisa repot jika konvoi 30-an mobil sekaligus. &#160; Nah, dalam perjalanan pulang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Wahai pengguna <em>smartphone</em>, <em>smart </em>dan bijaklah dalam menggunakan <em>gadget </em>kalian. Memang sih, <em>smartphone </em>itu sangat memudahkan kita untuk memperoleh informasi secara cepat. Tapi belum tentu akurat dan bisa dipercaya! Beberapa waktu yang lalu saya dan keluarga pergi <a title="Saya ceritakan juga di blog saya ini" href="http://nilla.keritikentang.com/?p=2490">liburan ke Sumatra Barat</a> dari Pekanbaru dengan menggunakan mobil pribadi. Sebenarnya ini adalah perjalanan rombongan bersama sekitar 30-an mobil lain. Namun tetap saja pergi dan pulangnya dilakukan tidak secara bersamaan karena bisa repot jika konvoi 30-an mobil sekaligus.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, dalam perjalanan pulang (dari Sumatra Barat ke Pekanbaru) tiba-tiba salah seorang teman mengirimi saya pesan di BBM :</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter" src="http://1.bp.blogspot.com/-IgL02iszd_M/Twpy4aofLsI/AAAAAAAAB7E/HptOnQI4to0/s1600/munch_2011_12_26_212113a.png" alt="" width="360" height="480" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-114"></span>Wew&#8230; Dari <em>broadcast</em>? Sepintas saya ragu dengan kebenaran info tersebut. Secara sudah terlalu sering pengguna BB menyebarluaskan info yang bahkan mereka belum tau pasti apakah berita itu benar atau tidak melalui BBM ke contact mereka. Kemudian, saya tanya lagi :</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter" src="http://1.bp.blogspot.com/-W541W_5QGzA/Twpy4dcz0mI/AAAAAAAAB7U/ZkY0YXI281k/s1600/munch_2011_12_26_212148a.png" alt="" width="360" height="480" /></p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian saya bukalah web-web semacam Detik dan Kompas melalui Blackberry saya. Hmmm&#8230; Tapi tidak ada 1 pun tuh yang mengabarkan berita longsor di kelok 9 itu. Yang ada hanya beberapa berita longsor yang terjadi beberapa tahun lalu. Maka saya pun mencoba mencari tentang berita ini di twitter. Secara twitter kan juga bisa menjadi media yang menyambungkan informasi dari &#8220;mulut&#8221; ke &#8220;mulut&#8221; secara cepat, namun tetap saja&#8230; belum tentu akurat. Maka inilah yang saya dapat :</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter" src="http://3.bp.blogspot.com/-aNN0WljMde4/Twpy4AMKG9I/AAAAAAAAB68/onr0lcLXj_g/s1600/munch_2011_12_26_212015.png" alt="" width="360" height="480" /></p>
<p style="text-align: justify;">Nah&#8230; loh&#8230; tuh&#8230; kan! Persis seperti dugaan saya! Meskipun saya sudah menduganya, tetap saja berita bohong (hoax) tersebut sempat membuat ayah saya kesal. Karena dia sangat mencemaskan beberapa mobil rombongan lain yang berangkat dari Sumatra Barat setelah kami. Tadinya, jika berita longsor itu benar, maka ayah saya ingin secepatnya mengabarkan berita tersebut ke teman-teman rombongan yang masih berada di Sumatra Barat untuk mengambil jalan alternatif (tidak melewati Kelok 9). Tapi untungnya berita tersebut tidak benar, namun sangat membuat ayah saya kesal karena sempat panik.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Ini bukan pertamakalinya buat saya. Sudah berkali-kali saya mendapat <em>broadcast message</em> melalui BBM yang tidak  jelas kebenaran informasinya. Ada <em>broadcast </em>semacam sumbangan korban bencana, anak hilang, kecelakaan di tempat tertentu, dan lain-lain. Seharusnya, pembaca <em>broadcast message </em>itu bijak! Jika memang tidak tau persis bahwa berita yang sampai ke mereka itu benar atau tidak, lebih baik tidak perlu disebarluaskan. Karena jika ternyata tidak benar, sama saja kita membantu proses penyebarluasan berita bohong atau hoax. Lagipula ada Google kok yang dapat membantu mengecek kebenaran berita  tersebut. Jadi, jangan malas <em>browsing </em>sebelum menyebarluaskan berita!</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagian orang yang melakukan <em>broadcast </em>ini selalu berdalih, &#8220;Nggak tau berita ini benar atau tidak. Saya hanya meneruskan saja.&#8221; Lah, kalau memang tidak tau berita itu benar atau tidak, kenapa juga disebarluaskan??? Kita tidak pernah tau loh dampak dari informasi bohong yang kita bantu penyebarluasannya. Bayangkan jika ayah saya benar-benar memberitahukan teman-teman serombongan lain tentang berita longsor ini sehingga mereka akhirnya memilih melewati jalan alternatif yang panjangnya bisa 2 kali lipat dari jalan yang seharusnya mereka lewati. Padahal ternyata tidak ada longsor di Kelok 9. Akan sangat merugikan sekali! Banyak waktu, tenaga, dan uang yang terbuang hanya karena sebuah berita bohong yang disebarluaskan!</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, pikirkan dampaknya sebelum menyebarluaskan informasi yang kita belum tau pasti benar atau tidak. Dan jangan terlalu mudah percaya juga karena bisa jadi info tersebut adalah info yang menyesatkan dan dapat merugikan banyak orang. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keritikentang.com/2012/01/09/broadcast-message-yang-menyesatkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penggunaan Bahasa Daerah untuk Iklan TV Nasional</title>
		<link>http://keritikentang.com/2011/12/26/penggunaan-bahasa-daerah-untuk-iklan-tv-nasional/</link>
		<comments>http://keritikentang.com/2011/12/26/penggunaan-bahasa-daerah-untuk-iklan-tv-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 18:54:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nieke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keritikentang.com/?p=106</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu Saya sempet nonton TV, dan melihat sebuah iklan produk makanan yang dibintangi sama Soimah *iya, penyanyi yang lagi ngehits itu..*. Disitu adegannya Soimah lagi nyanyi pakai bahasa daerah, bahasa Jawa tepatnya. Sayangnya, diiklan berbahasa daerah itu tidak dicantumkan subtitle dibawahnya untuk memperjelas arti dari isi nyanyian Soimah *yang pastinya secara tidak langsung akan memperjelas maksud yg ingin disampaikan dari iklan itu*. Sebagai masyarakat Indonesia yang bukan berasal dari Jawa, Saya awalnya tidak terlalu paham isi nyanyian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Beberapa hari yang lalu Saya sempet nonton TV, dan melihat sebuah iklan produk makanan yang dibintangi sama Soimah *iya, penyanyi yang lagi ngehits itu..*. Disitu adegannya Soimah lagi nyanyi pakai bahasa daerah, bahasa Jawa tepatnya. Sayangnya, diiklan berbahasa daerah itu tidak dicantumkan subtitle dibawahnya untuk memperjelas arti dari isi nyanyian Soimah *yang pastinya secara tidak langsung akan memperjelas maksud yg ingin disampaikan dari iklan itu*. Sebagai masyarakat Indonesia yang bukan berasal dari Jawa, Saya awalnya tidak terlalu paham isi nyanyian yg ada diiklan itu. Sedikit2 ngerti sih, soalnya beberapa kata pernah Saya dengar dan pahami. Namun bagaimana dengan masyarakat daerah lain yang bahkan sama sekali tidak mengerti dengan bahasa Jawa??</p>
<p style="text-align: justify"><a href="http://keritikentang.com/wp-content/uploads/2011/12/soimah.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-107" src="http://keritikentang.com/wp-content/uploads/2011/12/soimah-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p style="text-align: justify">IMHO menurut Saya cara marketing seperti rugi. Kenapa? <span id="more-106"></span>Karena isi iklannya *pastinya berupa promosi* tidak tersampaikan dengan baik ke seluruh rakyat Indonesia. Mungkin si pembuat iklan &#8220;lupa&#8221; bahwa Indonesia itu punya beragam budaya daerah. Beragam bahasa. Untuk kasus ini, tidak semua masyarakat Indonesia yang mengerti bahasa Jawa, bukan? Begitu pula jika ada iklan2 lain yang menggunakan bahasa dari daerah2 lain tanpa menggunakan subtitle lalu masuk ke TV nasional. Kan sayang banget kalau udah mahal2 masukin iklan ke TV nasional tapi yang mengerti sama isi iklannya hanya kalangan masyarakat daerah tertentu saja.</p>
<p style="text-align: justify">Sebenarnya Saya melihat penggunaan bahasa daerah untuk skala TV nasional ini bagus jika ada hubungannya dengan pelestarian budaya atau misi budaya. Tapi mungkin akan lebih efektif dan efisien jika maksud yang ingin disampaikan oleh sebuah iklan dapat dimengerti semua kalangan masyarakat sesuai skala pemirsanya. IMHO penggunaan bahasa daerah pada iklan tanpa subtitle hanya akan lebih efektif digunakan untuk TV lokal. Jika skala pemirsanya nasional, gunakanlah bahasa nasional. Atau gunakan subtitle pada penggunaan bahasa daerah untuk mempermudah pemirsa yang tidak familiar dengan bahasa daerah tertentu <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#45;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#41;' /></p>
<p style="text-align: justify">Sekian.</p>
<p style="text-align: justify">Photo dari <a href="http://www.kapanlagi.com/foto/selebriti/indonesia/s/soimah/048.html">sini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keritikentang.com/2011/12/26/penggunaan-bahasa-daerah-untuk-iklan-tv-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ah, prihatinmu itu PALSU!</title>
		<link>http://keritikentang.com/2010/06/11/ah-prihatinmu-itu-palsu/</link>
		<comments>http://keritikentang.com/2010/06/11/ah-prihatinmu-itu-palsu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 09:57:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nilla</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Maya]]></category>
		<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Waktu video mesum itu rame digembar-gemborkan, banyak orang yg mengaku prihatin. Ada yg bilang, &#8220;Duh, kasian banget itu si artis yg dianggap terlibat. Namanya tercoreng.&#8221; atau &#8220;Kasian keluarganya jd malu&#8221; atau &#8220;Pasti nanti si artis jd kehilangan job. Kasian banget. Jadi prihatin, deh&#8230;&#8221;. Nggak sedikit jg yg menyampaikan simpatinya kepada si artis yang bersangkutan melalui komentar di media berita online, atau bahkan ke akun twitter si artis tersebut. Tapi apa iya mereka semua itu beneran prihatin? Coba deh ya, dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/220558/2/istockphoto_220558-angst.jpg" alt="" width="185" height="278" />Waktu video mesum itu rame digembar-gemborkan, banyak orang yg mengaku prihatin. Ada yg bilang, &#8220;Duh, kasian banget itu si artis yg dianggap terlibat. Namanya tercoreng.&#8221; atau &#8220;Kasian keluarganya jd malu&#8221; atau &#8220;Pasti nanti si artis jd kehilangan job. Kasian banget. Jadi prihatin, deh&#8230;&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Nggak sedikit jg yg menyampaikan simpatinya kepada si artis yang bersangkutan melalui komentar di media berita online, atau bahkan ke akun twitter si artis tersebut. Tapi apa iya mereka semua itu beneran prihatin?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Coba deh ya, dari semua orang yg mengaku prihatin itu, berapa persen yg sama sekali TIDAK mendownload video mesum tersebut? Berapa persen yg tidak penasaran? Berapa persen yg bener-bener cuek dengan isi dari video itu?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Saya cukup kaget juga ketika bercakap-cakap dengan seorang temen dan dia bilang :<span id="more-37"></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Gue kasian banget sama si artisnya. Kalo jadi dia, gue pasti udah pindah warga negara. Malu banget itu, bok&#8230; Eh tapi ya, lo udah liat video nya belom? Gila, emang mirip banget, loh!!!&#8221;</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">HAH? HAH? HHHAAAAAHHH???</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Begitukah caramu menunjukkan rasa priharin???</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ah, prihatinmu itu <strong>PALSU</strong>!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keritikentang.com/2010/06/11/ah-prihatinmu-itu-palsu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Cela ABG!</title>
		<link>http://keritikentang.com/2010/02/18/jangan-cela-abg/</link>
		<comments>http://keritikentang.com/2010/02/18/jangan-cela-abg/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 17:31:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nilla</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Maya]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/2010/02/18/jangan-cela-abg/</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini sudah banyak sekali kasus yg melibatkan ABG. Mulai dr yg katanya diculik sama teman yang dikenal lewat facebook lah, siswa-siswa yg dikeluarkan dr sekolah karena mencela gurunya di Facebook lah, terus ada lagi yg marah-marah ke teman wanita pacarnya di Facebook karena cemburu sampai masuk ke akun Facebook pacarnya segala (gila, kasus kayak gini sekarang bisa dibawa ke pengadilan, loh!), sampai heboh-heboh soal ABG yg ngamuk-ngamuk dan maki-maki di twitter. Duh, eneg nggak sih dapat kabar kayak begini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img src="http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/4725460/2/istockphoto_4725460-left-out.jpg" width="295" align="left" height="210" />Akhir-akhir ini sudah banyak sekali kasus yg melibatkan ABG. Mulai dr yg katanya diculik sama teman yang dikenal lewat facebook lah, siswa-siswa yg dikeluarkan dr sekolah karena mencela gurunya di Facebook lah, terus ada lagi yg marah-marah ke teman wanita pacarnya di Facebook karena cemburu sampai masuk ke akun Facebook pacarnya segala (gila, kasus kayak gini sekarang bisa dibawa ke pengadilan, loh!), sampai heboh-heboh soal ABG yg ngamuk-ngamuk dan maki-maki di twitter. Duh, eneg nggak sih dapat kabar kayak begini terus?</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Kemudian yang disalahkan adalah facebook-nya, twitter-nya, internetnya&#8230; Sampai ada pelarangan ini itu segala. Sampai ada peraturan seputar internet yg katanya dibuat untuk mencegah kejadian-kejadian seperti ini lg. Padahal kalau mau dicermati, jelas sekali yg salah bukan media-nya. Tapi penggunanya! Ok, ok&#8230; kalau soal ini sudah banyak sekali yg bahas di blog, bahkan di tv atau koran.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Tapi yg kemudian menjadi fokus saya adalah&#8230; saya perhatikan jd banyak sekali orang-orang (khususnya yg merasa sudah tidak ABG lagi) yg mencela ABG. ABG dinilai sebagai generasi yg bodoh, tidak dewasa, tidak bijak, sehingga bisa dengan mudahnya melakukan dan terjebak pd hal-hal yg konyol dan dianggap sepele. Tapi&#8230; sesungguhnya di mata saya anggapan seperti itu terlalu dangkal!<span id="more-30"></span></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Sadar nggak sih, menjadi ABG di masa sekarang sepertinya jauuuuhhh lebih sulit ketimbang dulu? Ketika dulu belum ada media seperti internet dan yang memiliki HP baru lah orang-orang tertentu saja (karena dulu harga HP nggak bisa dibilang murah), mungkin mudah menghindari kasus-kasus seperti di atas. Di saat orang berkenalan hanya ketika benar-benar bertemu saja, kasus penculikan oleh orang yg tak dikenal tentu tidak sebanyak dan semudah sekarang. Belum lg pengaruh yg bisa ditimbulkan dr informasi-informasi yg didapat dr internet. Memang sih, ada informasi yg benar-benar baik. Tp yg nggak baik jg nggak kalah banyak. Bahkan pelajaran PPKN saja tidak mampu membendung hasrat para remaja utk mengetahui dan melakukan hal-hal yg negatif.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Jangan cela ABG. Jangan ditertawakan. Jangan samakan dgn jaman kalian (yg katanya sudah tidak ABG lg itu). Look! Media jaman dulu itu tidak seperti jaman sekarang! Sekarang orang mampu membuka mata selebar-lebarnya dan menatap seluas-luasnya! Semakin banyak pengaruh yg masuk, maka akan semakin banyak pula tantangannya. Seharusnya, semakin banyak pula filternya. Nggak heran kalau ABG jaman sekarang lebih terlihat bodoh, konyol, agresif yg tidak pd takarannya (atau apalah itu istilahnya&#8230; saya kok nggak nemu istilah yg tepat, ya? <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> ), dan terlalu mudah terkena kasus-kasus seperti ini. Kalau kita (yg katanya bukan ABG lg ini. eh&#8230; KITA? saya sih masih ABG. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> ) menjadi ABG di masa sekarang (dgn kondisi psikologis seorang ABG, tentunya), belum tentu jg bisa selamat dr kasus-kasus tersebut.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Saya jg punya adik yg masih ABG. Kadang usil jg sih mengejek ke-ABG-an nya. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> Apalagi kalau m3nUliSnY4 sUd4h s3PeRt! iNi&#8230; Tapi saya tidak pernah lupa utk berdiskusi dengannya kalau sedang bareng. Sedikit-sedikit menyisipkan pesan-pesan yg bahkan tidak diketahui dan dipahami oleh orang tua saya sekalipun. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /> (ngasih pesannya jg ala ABG. ABG yg sok tua gitu kali, ya? <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> ) Because I care! Yes, I do! Saya peduli dan sadar bahwa ada banyak sekali &#8220;lubang&#8221; di depan sana yg bisa membuat adik saya terjerumus jika dia tidak hati-hati. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">h4r3 GeNnnnneEeEe&#8230; g1tcHu L0cHHHHHH&#8230;. j4mAnNy4 1nT3rNeT&#8230;!!!!!! HaRU$ g4o0o0o0wwwLL&#8230;!!! *gileee&#8230; susah ngetiknya* <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keritikentang.com/2010/02/18/jangan-cela-abg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berikan Sedikit Respek pada Sang Putri</title>
		<link>http://keritikentang.com/2009/06/18/berikan-sedikit-respek-pada-sang-putri/</link>
		<comments>http://keritikentang.com/2009/06/18/berikan-sedikit-respek-pada-sang-putri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 20:09:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nilla</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/2009/06/18/berikan-sedikit-respek-pada-sang-putri/</guid>
		<description><![CDATA[Dulu ketika baru ada pemberitaan tentang seorang ibu yang putrinya diculik oleh sebuah keluarga kerajaan di negeri seberang, banyak orang yang bersimpati. Apalagi katanya sang putri disiksa oleh suami dan keluarganya di sana. Media pun berlomba-lomba membuat pemberitaan, bahkan membantu sang ibu berhubungan dan berbicara langsung dengan kerabat atau anggota keluarga di negeri seberang. &#160; Banyak yg penasaran dengan akhir tragedi itu. Hingga akhirnya suatu hari sang putri berhasil &#8220;direbut&#8221; kembali oleh sang ibu karena sang putri konon berhasil lepas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img src="http://www2.istockphoto.com/file_thumbview_approve/8549310/2/istockphoto_8549310-vector-illustration-beauty-princess.jpg" align="left" height="327" width="231" />Dulu ketika baru ada pemberitaan tentang seorang ibu yang putrinya diculik oleh sebuah keluarga kerajaan di negeri seberang, banyak orang yang bersimpati. Apalagi katanya sang putri disiksa oleh suami dan keluarganya di sana. Media pun berlomba-lomba membuat pemberitaan, bahkan membantu sang ibu berhubungan dan berbicara langsung dengan kerabat atau anggota keluarga di negeri seberang.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Banyak yg penasaran dengan akhir tragedi itu. Hingga akhirnya suatu hari sang putri berhasil &#8220;direbut&#8221; kembali oleh sang ibu karena sang putri konon berhasil lepas dari &#8220;penjara&#8221; sang pangeran. Bahkan sebuah laskar dan anggota intelijen asing dikabarkan jg ikut serta membantu dalam proses pelepasan sang putri.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Drama berlanjut dgn bahagia. Sang putri akhirnya kembali ke pelukan ibunya dan menginjakkan kaki ke tanah air. Ia langsung menjadi sorotan banyak media. Diundang ke berbagai acara, wawancara dimana2, bahkan konon job pun mulai berdatangan. Dan dalam setiap sorot kamera, sang putri selalu tersenyum. Tampak bahagia, tanpa tekanan, dan seolah tidak pernah terjadi hal buruk pd dirinya.<span id="more-27"></span></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Lalu apa? Tak dapat dipungkiri, gunjingan dan berita miring seputar sang ibu mulai merebak. Ada yg bilang sang ibu memang sengaja menjual anaknya utk menebus hutang yg melimpah. Lalu ada lg yg bilang bahwa sang putri hanya ingin mencari sensasi dgn menyebar fitnah sehingga ia semakin terkenal dan ditawari banyak job. Ada pula yg mencurigai keceriaan sang putri tiap kali disorot kamera karena sama sekali tidak tampak sedih dan tertekan.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Semakin lama, rasa simpati dan respek pd sang putri mulai pudar. Cibiran, cemoohan, dan sindiran jg pernah saya baca lewat beberapa blog yg pernah saya kunjungi. *loh, memangnya siapa mereka? kerabat dekat sang putri atau sang pangeran? <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> *</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Mana yg benar? Hanya mereka yg tau&#8230; Hanya sang putri dan ibunya&#8230; Lalu pangeran dan keluarganya itu. Selebihnya? Kita hanya penonton drama. Kita hanya dapat mengamatinya dr balik layar kaca televisi kita. *kecuali kalau kalian menonton dr tv tetangga. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> Ooopps&#8230; serius, Jumi. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_neutral.gif' alt='&#58;&#124;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#124;' /> * Tapi yg menarik perhatian saya adalah&#8230; ya opini masayarakat yg tiba2 berbalik itu. Dulu kayaknya simpatiiiii&#8230; banget. Terharu dgn perjuangan sang ibu dlm mencari putri nya. Sekarang setelah mulai ada kabar miring tentang pemberitaan tersebut, semua beramai2 mencibir. Kok gampang banget ya terprovokasi? <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Huh, kalo saya mah&#8230; Mending lihat masalah dr intinya aja. Toh sang putri udah visum meskipun dinilai agak &#8220;kelamaan&#8221; *dan dgn sok taunya sebagian orang menganggap dia lebih mendahulukan jumpa pers dr pd visum biar tambah tenar <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> *. Udah ada bukti dari dokter bahwa dia memang mengalami KDRT. Kalau dia hampir selalu kelihatan ceria di depan kamera, lalu kenapa? Harus gitu dia nangis2 dan murung setiap ada wawancara? Bener dong tindakan sang putri. Sang pangeran telah membuat hidupnya menderita selama beberapa bulan. Jd kalau dia masih terlihat sedih meskipun sudah tidak berada dlm &#8220;penjara&#8221; sang pangeran, sama aja dia masih berada dlm &#8220;penjara&#8221; itu.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Lalu tentang kabar buruk seputar ibunya, memang apa pengaruhnya? Kalau pun memang benar sang ibu dulu menjual putrinya, apakah itu artinya sang putri boleh dizalimi oleh suaminya sendiri? Plis, deh&#8230; Pemikiran macam apa itu? KDRT ya KDRT! Siapa pun pelakunya dan apapun alasannya, tetap tidak bisa dibenarkan. Mau dia dijual ibunya kek, mau ibunya banyak utang kek, mau ibunya adalah orang yg nggak bener kek, tetep aja putrinya nggak boleh dizalimi sama suaminya sendiri! Jd ngapain jg nyangkut-nyangkutin masalah siapa ibunya dengan tindak kekerasan yg dialami putrinya?</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Jadi, tolong berikan sedikit respek pd sang putri. Berhenti mencibir dan bergunjing di belakang sana. Hati2 kuwalat! <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> Kalau suatu hari nanti kalian sendiri yg mengalami KDRT, gimana? <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_batting.gif' alt='&#59;&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#59;&#41;' /> Kalian jg pasti membutuhkan dukungan banyak orang dr segi apapun. Sang putri di sini hanya menjadi korban dan dia layak mendapat keadilan. Meskipun saya sempat merasa lucu karena tak lama kemudian saya menemukan fakta bahwa sebentar lagi akan ada sinetron yg dibuat tentang sang putri. Bahkan pemainnya jg sang putri sendiri. Wakakakak&#8230; <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> Tp terlepas dr semua itu, saya tetap melihatnya sebagai korban KDRT yg harus dibela dan layak mendapat keadilan. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="right">- <a href="http://nilla.keritikentang.com">si jumi</a> -</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keritikentang.com/2009/06/18/berikan-sedikit-respek-pada-sang-putri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadi, Blog Ini Ditutup Saja?</title>
		<link>http://keritikentang.com/2009/06/04/jadi-blog-ini-ditutup-saja/</link>
		<comments>http://keritikentang.com/2009/06/04/jadi-blog-ini-ditutup-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 08:00:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nilla</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Maya]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/2009/06/04/jadi-blog-ini-ditutup-saja/</guid>
		<description><![CDATA[Wooo&#8230; sudah hampir setengah tahun ya blog ini tidak terjamah? Saya bahkan sempat lupa kalo saya jg penulis blog ini. Parah parah parah&#8230; Maklum, sibuk menarsiskan diri di blog yg 1 itu&#8230; Tp entah kenapa, kasus yg menimpa Ibu Prita  Mulyasari yg sedang ramai dibahas di berbagai media (termasuk blog) itu meningkatkan gairah saya utk kembali menulis di blog ini. Pasalnya, blog ini kan jg termasuk blog satir yg isinya kritikan dari hal2 paling ga penting sampe hal2 yg cukup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Wooo&#8230; sudah hampir setengah tahun ya blog ini tidak terjamah? <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> Saya bahkan sempat lupa kalo saya jg penulis blog ini. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> Parah parah parah&#8230; Maklum, sibuk menarsiskan diri di <a href="http://nilla.keritikentang.com/">blog yg 1 itu</a>&#8230; <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> Tp entah kenapa, kasus yg menimpa <a href="http://suarapembaca.detik.com/read/2008/08/30/111736/997265/283/rs-omni-dapatkan-pasien-dari-hasil-lab-fiktif" title="dari surat pembaca detik dot com">Ibu Prita  Mulyasari</a> yg sedang ramai dibahas di berbagai media (termasuk blog) itu meningkatkan gairah saya utk kembali menulis di blog ini. Pasalnya, blog ini kan jg termasuk blog satir yg isinya kritikan dari hal2 paling ga penting sampe hal2 yg cukup serius utk dibahas dan diperhatikan.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www2.istockphoto.com/file_thumbview_approve/8722708/2/istockphoto_8722708-four-people-communicating.jpg" width="308" height="144" /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Sepengetahuan saya&#8230; sejauh saya melihat kasus ini&#8230; memang masalah ini sangat mengkhawatirkan kita sebagai konsumen, pengguna internet, dan blogger khususnya. Tp saya tidak akan membahas masalah ini lebih lanjut karena sudah banyak yg membahasnya. Yg tiba2 bertengger di otak saya adalah&#8230; bagaimana dgn blog ini? Semua isinya jg ttg kritikan. Mulai dr yg kejam sampe yg halus&#8230; dr yg pedes sampe yg asin&#8230; tp kok saya ndak masuk penjara, ya? <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> Hayah&#8230; malah minta! <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_waiting.gif' alt='&#58;&#45;&#119;' class='wp-smiley' width='23' height='18' title='&#58;&#45;&#119;' /><span id="more-26"></span></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Tapiiiii&#8230; yg perlu diperhatikan adalah, saya dan <a href="http://nieke.keritikentang.com/" title="my twin sista">Nieke</a> dlm menulis postingan di blog ini TIDAK PERNAH langsung menunjuk pihak2 yg bersangkutan yg sdg dibahas. Kita biasanya menggunakan inisial, julukan, atau istilah2. Hal ini kami lakukan agar tidak terkena tuntutan &#8220;pencemaran nama baik&#8221; dr pihak yg bersangkutan. Toh blog ini jg dibuat hanya sekedar utk berkeluh kesah, menyampaikan hal2 yg nggak beres di mata kami, tanpa ada maksud menjatuhkan pihak2 tertentu. Jd, kalo mau tau lebih jelas siapa pihak2 yg dimaksud, yuk mari yuk ngobrol &#8220;di belakang&#8221; aja&#8230; Kayaknya &#8220;lebih aman&#8221; kalo ngobrol di belakang. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Selain itu, dr awal kami berdua memang ingin menjadi penulis blog yg bertanggung jawab.  Makanya kami sama sekali tidak menyembunyikan identitas kami masing2. *nggak kayak sebagian komentator2 anonim yg berani berkomentar pedas, tp nggak berani mencantumkan identitasnya dgn jelas di blog ini. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> * Padahal kalau kami mau, bisa aja kami jd penulis anonim lalu membuat postingan yg menjelek2an pihak2 tertentu. Tp sekali lg, bukan itu tujuan kami membuat blog ini. Saya yakin, Ibu Prita pun sebenarnya jg tidak memiliki maksud demikian dgn menyebarkan email curhatnya ke orang2. Ia hanya seorang konsumen yg kecewa dgn pelayanan sebuah Rumah Sakit dan ingin membagi pengalamannya ke banyak orang. Jd, kenapa beliau harus dituntut dan dipenjara? <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_dontknow.gif' alt='&#58;&#45;&#63;&#63;' class='wp-smiley' width='40' height='18' title='&#58;&#45;&#63;&#63;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Wah&#8230; kalo orang2 seperti itu Prita aja dipenjara, gimana dgn nasib kita2, ya? Saya jd kepikiran apa blog ini ditutup saja? <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> Uh, bego&#8217; banget banget banget kalo saya bener2 melakukannya. Itu kan artinya saya nyerah sama hukum yg masih nggak jelas itu.  Saya malah jd tambah semangat nulis postingan di sini. Bukannya mau sok jagoan. Tp emang perlu tindakan seperti ini utk membela sesama. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Ya sesama konsumen, sesama pengguna internet, sesama blogger jg&#8230; atau sesama manusia yg nggak pernah puas barangkali? <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://ibuprita.suatuhari.com/wp-content/uploads/2009/06/banner-prita-234x60.gif" width="234" height="60" /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">So, sengaja saya pasang banner ini sebagai gerakan mendukung <a href="http://ibuprita.suatuhari.com/" title="ambil banner dr sini">Ibu Prita</a>. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keritikentang.com/2009/06/04/jadi-blog-ini-ditutup-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kentang digado2in</title>
		<link>http://keritikentang.com/2008/05/21/kentang-digado2in/</link>
		<comments>http://keritikentang.com/2008/05/21/kentang-digado2in/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 09:32:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nieke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/2008/05/21/kentang-digado2in/</guid>
		<description><![CDATA[Huwaaahhh, setelah sekian lama saya &#8216;mati suri&#8217; ngeblog di sini.. akhirnyaaaa.. skarang nulis juga.. Hohoooo, maaph buat sistah yang udah nunggu2 kapan yaaa si Nona,, apdet KKTM..?? Hehehe ^___^! &#160; Ok, setelah skian lama gak menoreskan pemikiran2 kentang saya di sini, gak kerasa ternyata udah numpuk aja yang mau dikomentarinnn.. Medley aja kali yahhh..? Kira2 inilah yang sedang jadi perhatian saya belakangan ini: 1. Trend pake Baju Batik &#160; Bagus.. bagus.. kalo seandainya ini memang dijadikan salah satu bukti cinta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Huwaaahhh, setelah sekian lama saya &#8216;mati suri&#8217; ngeblog di sini.. akhirnyaaaa.. skarang nulis juga.. Hohoooo, maaph buat <a href="http://nilla.keritikentang.com" title="yup, si Jumi! :D">sistah</a> yang udah nunggu2 kapan yaaa si Nona,, apdet <a href="http://keritikentang.com" title="ya blog inihhh!">KKTM</a>..?? Hehehe ^___^!</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Ok, setelah skian lama gak menoreskan pemikiran2 kentang saya di sini, gak kerasa ternyata udah numpuk aja yang mau dikomentarinnn.. Medley aja kali yahhh..? Kira2 inilah yang sedang jadi perhatian saya belakangan ini:</p>
<p align="justify"><strong>1. Trend pake Baju Batik</strong></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www.anekayess-online.com/i/art/adved_1204593567.jpg" height="429" width="285" /></p>
<p align="justify">Bagus.. bagus.. kalo seandainya ini memang dijadikan salah satu bukti cinta pada tanah air, dijadikan sebagai salah satu cara utk merayakan hari kebangkitan Nasional, kalo seandainya ingin dijadikan ajang menunjukkan identitas bangsa.. Tapiii&#8230; takutnya ini cuman dipake sama orang2 yang jd korban trend aja, pake2 batik tapi gak tau punya tujuan apa.. cuman mau nunjukin, &#8220;ini loccchhh, gue kagak ketinggalan trend!&#8221;. Hohooo, lihat aja.. kalo memang yg pada pake2 batik ini mmg jelas tujuannya, gak cuman sekedar jadi korban trend, harusnya sih ini gak cuma jadi busana semusim..</p>
<p align="justify">foto dari <a href="http://www.anekayess-online.com/i/art/adved_1204593567.jpg" title="aneka yess">sini</a></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>2. Perang Tarif Makin Bikin Gila!</strong></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www.liat2hp.com/image.php?image=topic_img/sim.jpg&amp;maxim_size=90" /></p>
<p align="justify">Iming2 make sepuasnya? Widiiiiihh.. yg ada juga nunggu telpon kesambung sepuasnya.. nunggu sms pending sepuasnya.. Ck ck ck.. Percaya aja deh, gak ada provider HP yg mau rugi sama dagangannya! Sok2an ngasih tarif termurah.. tapi kita2 yang dibikin repot! Gara2 tarif murah ini, jaringan sering banged error, sms pending, network busy lahh, bahkan bullshit-nya lagi, di waktu jam2 sibuk.. sebuah provider HP sempet ngeles kalo nomer yang dituju belum terdaftar..??! Siyal! Hoyyy, kalo dagang yang bener donk! Coba dehhh.. kalo ada org sekarat yg udah mau mati trus harus telponin sodara ato temen2nya buat minta pertolongan gimanaaaa???!! Udah keburu mati tu anak org baru mau loe sambungin apa??! Kalo udah kayak gini, rasanya tarif murah tuh udah gak berasa.. yg ada komunikasi itu terasa saaaangat mahal! Karena proses komunikasi ini jadi smakin sulit. Udah lahhh, tarif normal aja.. tp dgn pelayanan yg bener. Konsumen jg skrg makin pinter kok.. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_glasses.gif' alt='&#58;&#45;&#98;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#98;' /></p>
<p align="justify">Foto dari <a href="http://www.liat2hp.com/index.php?act=tips&amp;page=2">sini</a></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>3.  Video Klip di Luar Negri</strong><span id="more-23"></span></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://nieke.keritikentang.com/wp-content/uploads/2008/05/video-klip.jpg" /></p>
<p align="justify">Huwah, ini basi gak yaaa?? Hihiiii.. yah, saya sempet tergelitik aja sama beberapa penyanyi yang shooting video klipnya di luar negeri. Iya.. iya.. tau kok kalo ente2 punya duit lebih buat video klip dgn budget guede.. tp plis donkk.. lucu aja gitu.. misalnya adegan2 standard kayak rebut2an cewek yg sebenernya juga bisa dibikin di deket jembatan Ancol kayak gitu aja kudu dibikin di deket London Bridge *CMIIW*.. ck ck ck. Kayanya sayang aja. Indonesia tuh masih kaya dgn view yg bagus2 lho, Om. Kecualiii.. memang ada lirik2 ato adegan2 spesifik di lagu itu yang kayanya memang lebih tepat pengambilan gambarnya di luar negri. Yah, terlepas dari itu duit ya duitnya Anda.. alangkah bagusnya kalo semua pekerjaan itu dilakukan dengan efektif dan efisien.. *halah halah, sok2an saya <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /> *</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>4. Eneg Demo BBM Naik</strong></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www.dudung.net/images/bbm.jpg" height="402" width="275" /></p>
<p align="justify">Maaf yaa.. bukanya saya gak berempati dan gak bersimpati sama rakyat kecil.. tapiii yg jadi sorotan saya.. Emangnya GAK ADA cara laen apppaaa selaen demooo?? Gak ada cara laen selaen protes?? Udah yakin tuh BBM memang gak harus naek? Bisa kasih solusi yang lebih baik??? Eneg tau gak ngeliyat berita di tipi nyorotin demo BebeEeeemmm terusss..! *ambil remote, ganti infotainment*</p>
<p align="justify">Foto dari <a href="http://www.dudung.net/index.php?naon=depan&amp;action=detail&amp;id=793&amp;cat=4&amp;pilihan=2&amp;keyword=bbm%20naik">sini</a></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>5. Salah Jam Tayang</strong></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www.rcti.tv/ic/img/iclogo.jpg" height="104" width="281" /></p>
<p align="justify">Eh eh, ada acara apa nihhh?? Idola Cilik..? Hah? Siang bolong ginihh?? Live, hampir tiap hari pula?? Duh, tolong yah buat produser nya acara itu. Gak kasian apa sama anak2 yang ngikutin acara itu?? Anak2 tuh siang2 harusnya tidur, istirahat habis pulang sekolah.. bukanya dieksploitasi dgn cara2 spt itu! Itu emak2nya juga gimana sih? Gak kesian apa anak2nya? Itu anak2nya udah harus stand by dari jam brapa tuh? Belom latian nyanyinya.. ck ck ck. Sumpah, kesian.. kalo acaranya sore2 pas weekend gitu mungkin lebih baik. Karena anak2 jadi bener2 punya waktu luang untuk ngikutin acara2 di luar kegiatan sekolah mereka *mode: ortu bijak <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_glasses.gif' alt='&#58;&#45;&#98;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#98;' /> *</p>
<p align="justify">Foto dari <a href="http://www.rcti.tv/ic/index.php">sini</a></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Udah ahhh,</p>
<p align="justify">Kayanya itu dulu deyhhh..</p>
<p align="justify">Yg laen ada yg mau nambahin barang kali?? Yuk kita bahas bersama2 ^___^!</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Eeeeniweeeeyyyyy, no haRd feeLing lho, yaaa <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
<p align="justify"><strong>-<a href="http://nieke.keritikentang.com">si Nona</a>- </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keritikentang.com/2008/05/21/kentang-digado2in/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>57</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

