<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keritiKentang™ &#187; keluarga</title>
	<atom:link href="http://keritikentang.com/category/keluarga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keritikentang.com</link>
	<description>crispy crunchy yummy yummy...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Jan 2012 05:43:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.1</generator>
		<item>
		<title>Surga TIDAK SELALU Berada di bawah Telapak Kaki Ibu</title>
		<link>http://keritikentang.com/2011/07/01/surga-tidak-selalu-berada-di-bawah-telapak-kaki-ibu/</link>
		<comments>http://keritikentang.com/2011/07/01/surga-tidak-selalu-berada-di-bawah-telapak-kaki-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jul 2011 16:53:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nilla</dc:creator>
				<category><![CDATA[keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keritikentang.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Jangan protes dulu. Jangan langsung terpancing pada judul postingan yang provokatif ini. Hehehe… Saya memang belum menjadi seorang ibu. Saya belum tau rasanya hamil, melahirkan, dan merawat seorang anak benar-benar sejak ia lahir hingga dewasa. Jadi, maafkan segala ketidaktahuan saya tentang bagaimana menjadi seorang ibu yang baik. Saya hanya menjadi pengamat. Di mana di lingkungan saya ada banyak sekali para ibu dan anak yang bisa dengan jelas saya amati. &#160; Saya pernah melihat sebuah keluarga makan di sebuah tempat yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/13795574/2/istockphoto_13795574-pre-teen-covering-ears-as-mom-gives-discipline.jpg" alt="" width="253" height="380" />Jangan protes dulu. Jangan langsung terpancing pada judul postingan yang provokatif ini. Hehehe… Saya memang belum menjadi seorang ibu. Saya belum tau rasanya hamil, melahirkan, dan merawat seorang anak benar-benar sejak ia lahir hingga dewasa. Jadi, maafkan segala ketidaktahuan saya tentang bagaimana menjadi seorang ibu yang baik. Saya hanya menjadi pengamat. Di mana di lingkungan saya ada banyak sekali para ibu dan anak yang bisa dengan jelas saya amati.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Saya pernah melihat sebuah keluarga makan di sebuah tempat yang sama dengan saya. Mendadak, saya tertarik untuk mengamati mereka. Mereka terdiri dari seorang ayah, ibu, seorang anak laki-laki yang kira-kira berusia 8 tahun dan seorang anak perempuan yang usianya tampak lebih kecil. Pada mulanya, tidak ada yang janggal dengan mereka. Kedua anak tersebut kelihatan asik makan es krim di depan orang tua mereka yang sedang ngobrol. Hingga akhirnya keluarga ini tampak akan segera beranjak. Sang ayah, ibu, dan si kakak sudah mulai berdiri. Sementara sang adik masih duduk dan serius menyantap es krimnya. Lalu apa yang kemudian saya lihat?<span id="more-75"></span></p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan wajah jutek penuh amarah, sang ibu langsung menarik dengan kasar tangan sang adik yang masih duduk tersebut. Iya, sungguh kasar! Sampai saya yakin tangannya akan teresa perih. Kemudian saya mendengar sebuah hentakan dan omelan keluar dari mulut sang ibu. Maka menangislah anak perempuan tersebut. Setelah menangis pun, ia masih dijeweri oleh ibunya. Sungguh saya tidak tega melihatnya! Apa sih yang dimengerti oleh anak sekecil itu? Apa tidak ada rasa kasihan dan empati pada si kecil? Atau jangan-jangan… Ibu tersebut adalah ibu tiri? <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_neutral.gif' alt='&#58;&#124;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#124;' /> Ooopps… Ok, itu dugaan yang sungguh tidak etis. Pada kenyataannya, banyak juga saya bertemu dan kenal dengan ibu-ibu tiri yang super baik pada anak-anak yang sebenarnya tidak lahir dari rahim mereka. Lantas, sebutan apa yang pantas saya berikan untuk ibu yang kasar pada anaknya ini?</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Jujurlah, hal-hal semacam itu kadang memang kita temukan dan kita lihat sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Seorang ibu yang tidak sabar melihat tingkah laku anaknya yang bandel dan tidak mau dinasehati. Atau jangan-jangan… ibu-ibu yang seperti ini adalah cerminan ibu kita sendiri? <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> Hmm… Tidak perlu juga rasanya dijawab. Lebih baik renungkan saja, apakah sikap seperti ini adalah sikap yang pantas bagi seorang ibu kepada anaknya? Bagaimana dengan kasus-kasus yang lebih ekstrim? Tentang ibu-ibu yang pernah dengan sengaja membunuh anaknya sendiri karena berbagai macam alasan? *lihat <a title="Lagi, Ibu Kandung Membunuh Dua Anaknya" href="http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2008/03/23/55876/-Lagi-Ibu-Kandung-Membunuh-Dua-Anaknya-" target="_blank">di sini</a> dan <a title="Alasan Ibu Kandung Membunuh Agnes" href="http://metro.vivanews.com/news/read/211149-alasan-ibu-kandung-membunuh-agnes" target="_blank">di sini</a> dan masih banyak artikel lain yg bisa dicari di Google* Masihkah berlaku kalimat : Surga berada di bawah telapak kaki ibu?</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Oh, maaf… Rasanya saya lebih setuju dengan judul di atas. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keritikentang.com/2011/07/01/surga-tidak-selalu-berada-di-bawah-telapak-kaki-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Cela ABG!</title>
		<link>http://keritikentang.com/2010/02/18/jangan-cela-abg/</link>
		<comments>http://keritikentang.com/2010/02/18/jangan-cela-abg/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 17:31:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nilla</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Maya]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/2010/02/18/jangan-cela-abg/</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini sudah banyak sekali kasus yg melibatkan ABG. Mulai dr yg katanya diculik sama teman yang dikenal lewat facebook lah, siswa-siswa yg dikeluarkan dr sekolah karena mencela gurunya di Facebook lah, terus ada lagi yg marah-marah ke teman wanita pacarnya di Facebook karena cemburu sampai masuk ke akun Facebook pacarnya segala (gila, kasus kayak gini sekarang bisa dibawa ke pengadilan, loh!), sampai heboh-heboh soal ABG yg ngamuk-ngamuk dan maki-maki di twitter. Duh, eneg nggak sih dapat kabar kayak begini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img src="http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/4725460/2/istockphoto_4725460-left-out.jpg" width="295" align="left" height="210" />Akhir-akhir ini sudah banyak sekali kasus yg melibatkan ABG. Mulai dr yg katanya diculik sama teman yang dikenal lewat facebook lah, siswa-siswa yg dikeluarkan dr sekolah karena mencela gurunya di Facebook lah, terus ada lagi yg marah-marah ke teman wanita pacarnya di Facebook karena cemburu sampai masuk ke akun Facebook pacarnya segala (gila, kasus kayak gini sekarang bisa dibawa ke pengadilan, loh!), sampai heboh-heboh soal ABG yg ngamuk-ngamuk dan maki-maki di twitter. Duh, eneg nggak sih dapat kabar kayak begini terus?</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Kemudian yang disalahkan adalah facebook-nya, twitter-nya, internetnya&#8230; Sampai ada pelarangan ini itu segala. Sampai ada peraturan seputar internet yg katanya dibuat untuk mencegah kejadian-kejadian seperti ini lg. Padahal kalau mau dicermati, jelas sekali yg salah bukan media-nya. Tapi penggunanya! Ok, ok&#8230; kalau soal ini sudah banyak sekali yg bahas di blog, bahkan di tv atau koran.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Tapi yg kemudian menjadi fokus saya adalah&#8230; saya perhatikan jd banyak sekali orang-orang (khususnya yg merasa sudah tidak ABG lagi) yg mencela ABG. ABG dinilai sebagai generasi yg bodoh, tidak dewasa, tidak bijak, sehingga bisa dengan mudahnya melakukan dan terjebak pd hal-hal yg konyol dan dianggap sepele. Tapi&#8230; sesungguhnya di mata saya anggapan seperti itu terlalu dangkal!<span id="more-30"></span></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Sadar nggak sih, menjadi ABG di masa sekarang sepertinya jauuuuhhh lebih sulit ketimbang dulu? Ketika dulu belum ada media seperti internet dan yang memiliki HP baru lah orang-orang tertentu saja (karena dulu harga HP nggak bisa dibilang murah), mungkin mudah menghindari kasus-kasus seperti di atas. Di saat orang berkenalan hanya ketika benar-benar bertemu saja, kasus penculikan oleh orang yg tak dikenal tentu tidak sebanyak dan semudah sekarang. Belum lg pengaruh yg bisa ditimbulkan dr informasi-informasi yg didapat dr internet. Memang sih, ada informasi yg benar-benar baik. Tp yg nggak baik jg nggak kalah banyak. Bahkan pelajaran PPKN saja tidak mampu membendung hasrat para remaja utk mengetahui dan melakukan hal-hal yg negatif.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Jangan cela ABG. Jangan ditertawakan. Jangan samakan dgn jaman kalian (yg katanya sudah tidak ABG lg itu). Look! Media jaman dulu itu tidak seperti jaman sekarang! Sekarang orang mampu membuka mata selebar-lebarnya dan menatap seluas-luasnya! Semakin banyak pengaruh yg masuk, maka akan semakin banyak pula tantangannya. Seharusnya, semakin banyak pula filternya. Nggak heran kalau ABG jaman sekarang lebih terlihat bodoh, konyol, agresif yg tidak pd takarannya (atau apalah itu istilahnya&#8230; saya kok nggak nemu istilah yg tepat, ya? <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> ), dan terlalu mudah terkena kasus-kasus seperti ini. Kalau kita (yg katanya bukan ABG lg ini. eh&#8230; KITA? saya sih masih ABG. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> ) menjadi ABG di masa sekarang (dgn kondisi psikologis seorang ABG, tentunya), belum tentu jg bisa selamat dr kasus-kasus tersebut.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Saya jg punya adik yg masih ABG. Kadang usil jg sih mengejek ke-ABG-an nya. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> Apalagi kalau m3nUliSnY4 sUd4h s3PeRt! iNi&#8230; Tapi saya tidak pernah lupa utk berdiskusi dengannya kalau sedang bareng. Sedikit-sedikit menyisipkan pesan-pesan yg bahkan tidak diketahui dan dipahami oleh orang tua saya sekalipun. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /> (ngasih pesannya jg ala ABG. ABG yg sok tua gitu kali, ya? <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> ) Because I care! Yes, I do! Saya peduli dan sadar bahwa ada banyak sekali &#8220;lubang&#8221; di depan sana yg bisa membuat adik saya terjerumus jika dia tidak hati-hati. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">h4r3 GeNnnnneEeEe&#8230; g1tcHu L0cHHHHHH&#8230;. j4mAnNy4 1nT3rNeT&#8230;!!!!!! HaRU$ g4o0o0o0wwwLL&#8230;!!! *gileee&#8230; susah ngetiknya* <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keritikentang.com/2010/02/18/jangan-cela-abg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kentang digado2in</title>
		<link>http://keritikentang.com/2008/05/21/kentang-digado2in/</link>
		<comments>http://keritikentang.com/2008/05/21/kentang-digado2in/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 09:32:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nieke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/2008/05/21/kentang-digado2in/</guid>
		<description><![CDATA[Huwaaahhh, setelah sekian lama saya &#8216;mati suri&#8217; ngeblog di sini.. akhirnyaaaa.. skarang nulis juga.. Hohoooo, maaph buat sistah yang udah nunggu2 kapan yaaa si Nona,, apdet KKTM..?? Hehehe ^___^! &#160; Ok, setelah skian lama gak menoreskan pemikiran2 kentang saya di sini, gak kerasa ternyata udah numpuk aja yang mau dikomentarinnn.. Medley aja kali yahhh..? Kira2 inilah yang sedang jadi perhatian saya belakangan ini: 1. Trend pake Baju Batik &#160; Bagus.. bagus.. kalo seandainya ini memang dijadikan salah satu bukti cinta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Huwaaahhh, setelah sekian lama saya &#8216;mati suri&#8217; ngeblog di sini.. akhirnyaaaa.. skarang nulis juga.. Hohoooo, maaph buat <a href="http://nilla.keritikentang.com" title="yup, si Jumi! :D">sistah</a> yang udah nunggu2 kapan yaaa si Nona,, apdet <a href="http://keritikentang.com" title="ya blog inihhh!">KKTM</a>..?? Hehehe ^___^!</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Ok, setelah skian lama gak menoreskan pemikiran2 kentang saya di sini, gak kerasa ternyata udah numpuk aja yang mau dikomentarinnn.. Medley aja kali yahhh..? Kira2 inilah yang sedang jadi perhatian saya belakangan ini:</p>
<p align="justify"><strong>1. Trend pake Baju Batik</strong></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www.anekayess-online.com/i/art/adved_1204593567.jpg" height="429" width="285" /></p>
<p align="justify">Bagus.. bagus.. kalo seandainya ini memang dijadikan salah satu bukti cinta pada tanah air, dijadikan sebagai salah satu cara utk merayakan hari kebangkitan Nasional, kalo seandainya ingin dijadikan ajang menunjukkan identitas bangsa.. Tapiii&#8230; takutnya ini cuman dipake sama orang2 yang jd korban trend aja, pake2 batik tapi gak tau punya tujuan apa.. cuman mau nunjukin, &#8220;ini loccchhh, gue kagak ketinggalan trend!&#8221;. Hohooo, lihat aja.. kalo memang yg pada pake2 batik ini mmg jelas tujuannya, gak cuman sekedar jadi korban trend, harusnya sih ini gak cuma jadi busana semusim..</p>
<p align="justify">foto dari <a href="http://www.anekayess-online.com/i/art/adved_1204593567.jpg" title="aneka yess">sini</a></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>2. Perang Tarif Makin Bikin Gila!</strong></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www.liat2hp.com/image.php?image=topic_img/sim.jpg&amp;maxim_size=90" /></p>
<p align="justify">Iming2 make sepuasnya? Widiiiiihh.. yg ada juga nunggu telpon kesambung sepuasnya.. nunggu sms pending sepuasnya.. Ck ck ck.. Percaya aja deh, gak ada provider HP yg mau rugi sama dagangannya! Sok2an ngasih tarif termurah.. tapi kita2 yang dibikin repot! Gara2 tarif murah ini, jaringan sering banged error, sms pending, network busy lahh, bahkan bullshit-nya lagi, di waktu jam2 sibuk.. sebuah provider HP sempet ngeles kalo nomer yang dituju belum terdaftar..??! Siyal! Hoyyy, kalo dagang yang bener donk! Coba dehhh.. kalo ada org sekarat yg udah mau mati trus harus telponin sodara ato temen2nya buat minta pertolongan gimanaaaa???!! Udah keburu mati tu anak org baru mau loe sambungin apa??! Kalo udah kayak gini, rasanya tarif murah tuh udah gak berasa.. yg ada komunikasi itu terasa saaaangat mahal! Karena proses komunikasi ini jadi smakin sulit. Udah lahhh, tarif normal aja.. tp dgn pelayanan yg bener. Konsumen jg skrg makin pinter kok.. <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_glasses.gif' alt='&#58;&#45;&#98;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#98;' /></p>
<p align="justify">Foto dari <a href="http://www.liat2hp.com/index.php?act=tips&amp;page=2">sini</a></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>3.  Video Klip di Luar Negri</strong><span id="more-23"></span></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://nieke.keritikentang.com/wp-content/uploads/2008/05/video-klip.jpg" /></p>
<p align="justify">Huwah, ini basi gak yaaa?? Hihiiii.. yah, saya sempet tergelitik aja sama beberapa penyanyi yang shooting video klipnya di luar negeri. Iya.. iya.. tau kok kalo ente2 punya duit lebih buat video klip dgn budget guede.. tp plis donkk.. lucu aja gitu.. misalnya adegan2 standard kayak rebut2an cewek yg sebenernya juga bisa dibikin di deket jembatan Ancol kayak gitu aja kudu dibikin di deket London Bridge *CMIIW*.. ck ck ck. Kayanya sayang aja. Indonesia tuh masih kaya dgn view yg bagus2 lho, Om. Kecualiii.. memang ada lirik2 ato adegan2 spesifik di lagu itu yang kayanya memang lebih tepat pengambilan gambarnya di luar negri. Yah, terlepas dari itu duit ya duitnya Anda.. alangkah bagusnya kalo semua pekerjaan itu dilakukan dengan efektif dan efisien.. *halah halah, sok2an saya <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /> *</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>4. Eneg Demo BBM Naik</strong></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www.dudung.net/images/bbm.jpg" height="402" width="275" /></p>
<p align="justify">Maaf yaa.. bukanya saya gak berempati dan gak bersimpati sama rakyat kecil.. tapiii yg jadi sorotan saya.. Emangnya GAK ADA cara laen apppaaa selaen demooo?? Gak ada cara laen selaen protes?? Udah yakin tuh BBM memang gak harus naek? Bisa kasih solusi yang lebih baik??? Eneg tau gak ngeliyat berita di tipi nyorotin demo BebeEeeemmm terusss..! *ambil remote, ganti infotainment*</p>
<p align="justify">Foto dari <a href="http://www.dudung.net/index.php?naon=depan&amp;action=detail&amp;id=793&amp;cat=4&amp;pilihan=2&amp;keyword=bbm%20naik">sini</a></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>5. Salah Jam Tayang</strong></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www.rcti.tv/ic/img/iclogo.jpg" height="104" width="281" /></p>
<p align="justify">Eh eh, ada acara apa nihhh?? Idola Cilik..? Hah? Siang bolong ginihh?? Live, hampir tiap hari pula?? Duh, tolong yah buat produser nya acara itu. Gak kasian apa sama anak2 yang ngikutin acara itu?? Anak2 tuh siang2 harusnya tidur, istirahat habis pulang sekolah.. bukanya dieksploitasi dgn cara2 spt itu! Itu emak2nya juga gimana sih? Gak kesian apa anak2nya? Itu anak2nya udah harus stand by dari jam brapa tuh? Belom latian nyanyinya.. ck ck ck. Sumpah, kesian.. kalo acaranya sore2 pas weekend gitu mungkin lebih baik. Karena anak2 jadi bener2 punya waktu luang untuk ngikutin acara2 di luar kegiatan sekolah mereka *mode: ortu bijak <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_glasses.gif' alt='&#58;&#45;&#98;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#98;' /> *</p>
<p align="justify">Foto dari <a href="http://www.rcti.tv/ic/index.php">sini</a></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Udah ahhh,</p>
<p align="justify">Kayanya itu dulu deyhhh..</p>
<p align="justify">Yg laen ada yg mau nambahin barang kali?? Yuk kita bahas bersama2 ^___^!</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Eeeeniweeeeyyyyy, no haRd feeLing lho, yaaa <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
<p align="justify"><strong>-<a href="http://nieke.keritikentang.com">si Nona</a>- </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keritikentang.com/2008/05/21/kentang-digado2in/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>57</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Istri-istri &#8216;Terkekang&#8217;?</title>
		<link>http://keritikentang.com/2007/12/19/istri-istri-terkekang/</link>
		<comments>http://keritikentang.com/2007/12/19/istri-istri-terkekang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 09:29:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nieke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/2007/12/19/istri-istri-terkekang/</guid>
		<description><![CDATA[Saya gak tau apa yg ada di pikiran wanita2 ini.. Mereka menikah, kemudian bercerai&#8230; Ok, saya gak taulah apa itu urusan rumah tangga orang, ga ada untungnya juga buat saya untuk ngurusin rumah tangga orang. Mau cere&#8217;, ya cere&#8217; aja.. Gak usah juga dipaksain untuk teuteup nerusin rumah tangganya.. Sekalipun kita smua tau bahkan Tuhan *menurut agama yg saya anut* pun sebenernya membenci perceraian ini.. Tapi, ada satu yg menjadi perhatian saya.. Wanita2 ini membuat perubahan besar dalam hidup mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Saya gak tau apa yg ada di pikiran wanita2 ini.. Mereka menikah, kemudian bercerai&#8230; Ok, saya gak taulah apa itu urusan rumah tangga orang, ga ada untungnya juga buat saya untuk ngurusin rumah tangga orang. Mau cere&#8217;, ya cere&#8217; aja.. Gak usah juga dipaksain untuk teuteup nerusin rumah tangganya.. Sekalipun kita smua tau bahkan Tuhan *menurut agama yg saya anut* pun sebenernya membenci perceraian ini..</p>
<p align="justify">Tapi, ada satu yg menjadi perhatian saya.. Wanita2 ini membuat perubahan besar dalam hidup mereka setelah bercerai.. Yang paling signifikan itu terlihat dari cara mereka berpenampilan.. Lihat saja penampilan wanita2 ini sekarang.. Mereka terlihat lebih &#8216;gaya&#8217;.. Mereka berubah dengan mengatasnamakan &#8216;kebebasan&#8217;.. Apa benar? Jadi?? Selama ini pernikahan telah menjadikan mereka terkekang? Siapa yg mengekang mereka? Suami&#8230;???<span id="more-16"></span></p>
<p style="text-align: center">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://img104.imageshack.us/img104/1025/tulm1.jpg" height="208" width="300" /></p>
<p align="justify">Tante yang satu ini memutuskan bercerai dengan suaminya karena ternyata suaminya menikahi wanita lain dan dia tak sudi dimadu. Trus pertanyaan saya buat Tante, <em>&#8220;dulu waktu menikah, suami maksa yah buat kerudungan? Trus skarang knapa dibuka tante? Saya malah beberapa kali melihat Tante mule tank top-an.. Bukan karena sedang mem&#8217;promosi&#8217;kan diri, kan tante?? Bukan sedang &#8216;obral&#8217; khan buat saingan sama suami yg beristri lagi? Trus, nanti kalo nikah lagi, kerudungnya dipake lagi yah, Tante..!? Soalnya tante lebih cantik spt itu <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' />&#8220;</em></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://img111.imageshack.us/img111/50/tsdd1.jpg" /></p>
<p align="justify">Mbak yang satu ini cere&#8217; sama suaminya karena suaminya ternyataaa, sudah menikah dengan wanita lain sebelumnya, dan dia tidak tau itu. Merasa dibohongi, maka Mbak ini minta cere&#8217;. Pertanyaan saya untuk si Mbak, <em>&#8220;Mbak dulu kenal suaminya dari mana? Kok sampe gak tau gitu masa lalu suaminya? Mbak dulu juga &#8216;dipaksa&#8217; suami buat kerudungan? Ato gimana, mbak? Sekarang malah dilepas, saya kok gak suka ya? <img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /> Kalo gak salah khan mbak ini salah satu pengiring orkestra religi, belum lagi Ayahnya si Mbak kalo gak salah juga kalangan religi. Mbak, apakah kau &#8216;terbelenggu&#8217; dgn semua  image itu?&#8221;</em></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://img147.imageshack.us/img147/285/dhng9.jpg" /></p>
<p align="justify">Bu Dhe yg satu ini cere&#8217; dari suaminya konon karena ada unsur KDRT di rumah tangganya. Padahal, saya sempat bersimpatik dengan Bu Dhe karena sepertinya dia tidak main2 untuk berpindah agama. Pertanyaan saya buat Bu Dhe, <em>&#8220;Bu Dhe pindah agama karena siapa? Memang karena hati burani apa karena suami? Trus kok setelah cere&#8217; langsung berubah gitu Bu Dhe??? Tho akhirnya suami baru Bu Dhe jg muallaf khan Bu Dhe? TRus, apa yg &#8216;menghalangi&#8217; Bu Dhe untuk berkerudung itu? Aku gak ngerti deh Bu Dhe.. Katanya ikhlas, tp kok sekarang..???&#8221;</em></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://img147.imageshack.us/img147/261/dplc9.jpg" /></p>
<p align="justify">Teteh yg satu ini bercerai karena udah gak kuat dengan &#8216;tuntutan&#8217; suaminya untuk menuntup auratnya. &#8220;Berpakaianlah sopan sedikit&#8221;, kurang lebih begitu himbauan suaminya. Tapi si Teteh keberatan karena konon katanya pengen maximal di panggung dan pengen profesional. Pertanyaanku buat si teteh, <em>&#8220;Teteh, apakah salah ketika suami ingin menjaga harkat martabat serta harga diri istrinya? Ok, Teteh kurang suka dgn cara suami &#8216;mengayomi&#8217; Teteh.. Terus apa gak terpikir sewaktu sebelum menikah dulu Teteh akan berhadapan dengan manusia &#8216;egois&#8217; spt apa?? Ah, saya baru ingat. Waktu itu Teteh masih kecil ya, teh? Terus kemarin saya lihat di TV katanya Teteh ultah. Kok bajunya langsung buka2an gitu, Teh? Itu lagi &#8216;ngeledek&#8217; suami ato lagi &#8216;promosi&#8217; status baru, Teh?&#8221;</em></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Kok saya jadi terkesan ngomongin orang..? Katanya gak mau ngurusin rumah tangga orang.. Ya, memang saya juga males kok.. Tapi sebagai wanita, saya merasa apa yg dilakukan wanita2 tadi benar2 mengiris hati saya&#8230; Trus siapa yg salah? Mantan suami mereka yg pernah &#8216;berkuasa&#8217; atas diri mereka? Apa wanita2 ini karena telah ceroboh memilih pasangan hidup???</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Ah, gak ada gunanya nyari2 siapa yg salah dan siapa yg benar.. Ini cuma pembelajaran buat saya, dan juga mungkin buat kita semua, &#8216;KENALI&#8217; BAIK2 DENGAN SIAPA ANDA MENIKAH! Dan satu hal lagi yg perlu diingat.. seperti kata pepatah,</p>
<blockquote><p>JANGAN KAU GENGGAM SESUATU ITU TERLALU ERAT,</p>
<p>SEPERTI HALNYA PASIR..</p>
<p>SMAKIN KAU GENGGAM ERAT DIA,</p>
<p>MAKA DIA AKAN SMAKIN LEPAS DARI GENGGAMANMU..</p></blockquote>
<p><strong><img src='http://keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></strong></p>
<p><strong>PS:</strong> sumber2 foto:</p>
<p>tante: dari <a href="http://members.optusnet.com.au/philipgame02/RWMFTemplate.html">sini</a> dan <a href="http://www.kompas.com/gayahidup/news/0504/27/104255.htm">sini</a></p>
<p>mbak: dari <a href="http://kompas.com/gayahidup/news/0205/07/003116.htm">sini</a> dan <a href="http://swaramuslim.net/more.php?id=A1272_0_1_0_M">sini</a></p>
<p>bu dhe: dari <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dewi_Hughes">sini</a> dan <a href="http://www.kapanlagi.com/h/0000139540.html">sini</a></p>
<p>teteh: dari <a href="http://www.kapanlagi.com/g/01264sidang_dp_opa-20060831-004-rury.html">sini</a> dan <a href="http://www.seleb.tv/beta2/content/view/6820/2/">sini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keritikentang.com/2007/12/19/istri-istri-terkekang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>80</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

